Mencoba dunia jurnalistik
Berawal dari akhir tahun 2015 sekitar bulan desember, memasuki semester enam atau tujuh saat itu, mencari-cari judul proposal dan cukup mempunyai waktu luang sampai pada akhirnya mencoba buat mendaftar kerja di beberapa tempat, salah satunya perusahaan di bidang broadcating di Makassar.
Cukup lama menunggu, sekitar kurang lebih sebulan buat panggilan wawancara kerja, bermodalkan pengalaman organisasi, sertifikat audisi, pengalaman freelance event, kepercaayaan diri, dan tekad. Alhamdulillah bisa diterima dengan status masih mahasiswa.
Awal mulanya masih harus training sekitar sebulan belajar mengolah vokal, membaca naskah, membuat naskah, berbicara depan kamera, melihat kamera, mempelajari audience, menguasai isi berita, rajin membaca koran, update informasi dll, sungguh bagi saya sendiri itu tidak mudah.
Akhirnya saya diterima menjadi presenter kontrak dengan menyesuaikan jadwal kuliah. Pertama kali dapat jadwal siaran pagi mulai on air Pukul. 06.30 WITA, harus standby satu/dua jam sebelumnya untuk baca rundown, prepare make up, ganti kostum, diskusi sm produser. biasanya saya berangkat ke kantor sehabis sholat subuh, pagi-pagi buta harus siap siaran dan TIDAK BOLEH TELAT SAMA SEKALI. setelah berita pagi dengan durasi 30 menit, lanjut bincang pagi dengan konsep lebih santai dengan dua presenter dan mengundang narasumber durasi kurang lebih 2 jam 30 menit, setelahnya update berita setiap jam, dan berita siang dengan durasi 1 jam. kerja kurang lebih 8 jam kerja setelahnya masuk kuliah seperti biasa pulang sore, malam kerja tugas gambar :))
ada banyak pengalaman yang diajarkan selama berkerja di dunia jurnalistik, mulai dari cara berbicara, membawa diri, cara mengontrol emosi saat diskusi, melatih kecerdasan untuk berfikir kritis, tetap fokus menyampaikan informasi dalam kondisi apapun, mengatur waktu, berkerja dalam tim, mempelajari narasumber, bertemu banyak orang dengan kepribadian dan cara berfikir berbeda-beda dan banyak hal positif, menyenangkan,dan menyedihkan lainnya :))
bekerja di dunia jurnalistik sendiri penuh dengan tantangan, ujian mental yang menurut saya sendiri cukup ampuh untuk bisa mengembangkan diri. Terima kasih untuk kurang lebih 3 tahun 8 bulan yang luar biasa.
Komentar
Posting Komentar